Skill Personal yang Bikin Perusahaan Tertarik

Skill Personal yang Bikin Perusahaan Tertarik – Apakah Anda memiliki nilai akademik standar? Tidak punya banyak pengalaman kerja? Jangan khawatir, Anda masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.

Ada banyak aspek atau faktor yang harus diperhatikan perusahaan saat merekrut karyawan baru.

Salah satu pertimbangannya adalah kemampuan pribadi atau self-efficacy yang umumnya tidak dapat diukur dengan nilai akademik atau pengalaman.

Dimana skill yang dimaksud lebih pada karakter seseorang ketika menghadapi berbagai masalah yang muncul.

Dengan kata lain: keterampilan pribadi yang dapat diterapkan dalam profesi dan memiliki dampak atau pengaruh positif yang luas. Maka tidak heran jika aspek ini akan menjadi bahan pemikiran bagi perusahaan.

Nah, buat kamu yang semakin penasaran dengan personal skill apa yang sedang dipertimbangkan perusahaan, berikut penjelasan lengkapnya.

Keterampilan pribadi yang dicari sebagian besar perusahaan

Dari berbagai kemampuan tersebut, tentu saja personal skill memiliki tempat khusus di mata perusahaan. Sebab, mengingat dampak positif yang akan hadir saat merekrut karyawan dengan keterampilan tersebut. Berikut adalah beberapa.

1. Kejujuran

Jelas dan tidak dapat disangkal bahwa kejujuran bukan hanya karakter. Padahal, di mata perusahaan, hal itu bisa menjadi personal skill yang jarang dimiliki karyawan.

Adil menjadi sesuatu yang mahal. Perusahaan lebih memilih karyawan yang jujur ​​dalam keadaan apapun. Sebab, dengan kejujuran dalam setiap aspek ruang lingkup pekerjaan, maka akan tercipta kondisi keterbukaan yang berdampak positif bagi perkembangan perusahaan.

Secara umum, perusahaan akan menguji kejujuran calon karyawan melalui mekanisme pertanyaan wawancara. Jadi bisa dilihat apakah orang ini jujur ​​atau tidak.

2. Analisis

Keterampilan analitis yang baik juga dapat menjadi salah satu aspek penting yang dibutuhkan oleh berbagai perusahaan.

Kemampuan analitis di sini lebih tentang kekuatan Anda dalam menganalisis dampak dari sesuatu yang baik atau buruk yang diwakili oleh angka.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki kemampuan observasi yang tinggi, kemampuan ini dapat menjadi kekuatan Anda dalam menarik perusahaan untuk mempekerjakan Anda sebagai karyawan baru.

3. Konsisten

Konsistensi dalam bekerja memang sulit karena erat kaitannya dengan berbagai faktor internal dan eksternal.

Misalnya, ketika seorang karyawan sedang menghadapi masalah keluarga, tentu akan berdampak pada cara kerja karyawan tersebut.

Artinya, setiap masalah di luar pekerjaan akan berdampak negatif pada proses penyelesaian pekerjaan.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu mencerminkan konsistensi setiap langkah. Pastikan Anda selalu konsisten dengan jawaban yang Anda berikan saat wawancara juga.

4. Kerja Tim

Selain itu, keterampilan profesional yang dipertimbangkan oleh perusahaan antara lain kemampuan bekerja dalam tim atau dalam kelompok.

Benar, jika Anda memiliki potensi untuk menerapkan kemampuan Anda dalam tim kerja, itu menjadi nilai tambah.

Karena seringkali keegoisan menjadi masalah yang sering menghalangi kerja sama tim dalam satu perusahaan. Jadi perusahaan pasti akan lebih condong memilih calon karyawan yang bisa bekerja dalam tim.

Dari situ, jelas bahwa Anda harus bisa berkolaborasi dengan rekan kerja untuk memastikan Anda bisa beradaptasi dan bekerja dalam tim di masa depan.

Khusus untuk kamu yang ingin tahu lowongan Pekerjaan terbaru, bisa cek di Karirhub.com